in ,

Keunikan Alat Musik Sapek Kalimantan Sebagai Warisan Leluhur

Alat Musik Sapek Kalimantan
Alat Musik Sampe / Sapek (gambar: gencil.news)

TEROKABORNEO.COM – Kalimantan memang cukup dikenal akan banyaknya ragam kesenian dan produk kebudayaannya. Keahlian akan membuat produk kesenian itu juga dimiliki oleh suku Dayak yang memiliki keahlian yang sangat unik-unik dan kreatif. Seperti halnya alat musik yang khas milik suku Dayak satu ini yang bernama sampe. Alat musik yang lebih sering dilafalkan menjadi sapek ini merupakan alat musik Kalimantan yang dimainkan dengan cara dipetik. Sapek memang salah satu alat musik khas yang menjadi kebanggaan masyarakat Kalimantan dan sekaligus menjadi bukti bahwa pelestarian produk kebudayaan terus berlangsung hingga saat ini. Namun jika kita berbicara tentang sapek ini ada satu fakta menarik yakni, jika anda bukan orang asli Kalimantan dan kebetulan sedang ada di Kalimantan, jangan heran apabila anda akan jarang atau bahkan sama sekali tidak melihat alat musik unik satu ini. Hal itu wajar saja, karena tidak semua orang di sini menyimpan sapek di setiap rumah dan alasan lainnya karena tidak setiap orang di sini dapat memainkan alat musik sapek Kalimantan ini. Biasanya kita akan melihat orang memainkan sapek pada saat acara-acara tertentu yang menyangkut dengan acara kebudayaan. Bicara soal bentuk, alat musik Sapek Kalimantan ini tangkainya kecil dan bentuk badannya lebar. Kalau dilihat dari panjangnya bisa berkisar sekitar 1 meter dan dilengkapi dengan 2 senar saja hingga 4 atau bahkan 5 senar.

Alat musik Sapek Kalimantan sudah banyak terdengar di semua kalangan. Berkat suku Dayak yang terus melestarikan lewat anak-anak mudanya yang begitu memperhatikan warisan leluhur ini. Akhirnya kita bisa menikmatinya sampai sekarang.

Keunikan Alat Musik Sapek Kalimantan

Bagi kalian yang belum begitu mengetahui tentang alat musik Sapek Kalimantan ini. Mari simak ulasannya berikut.

1. Pembuatan Sapek

Mendengar namanya yang sangat unik ternyata proses pembuatannya tidaklah terlalu rumit. Pemilihan kayu sebaiknya tidaklah sembarangan dan jika mau menghasilkan kualitas Sapek yang baik, biasanya pilihan kayu yang digunakan ialah harus dari kayu yang tidak terlalu keras. Jenis kayu yang digunakan biasanya dari jenis gabus atau kayu pelaik. Kayu yang dicari diutamakan yang banyak urat pada daging kayunya.

Jika sudah menemukan kayu yang sesuai langkah pertama kita ratakan permukaannya. Untuk bagian belakangnya diberi lubang yang dibuat memanjang. Hal ini akan berpengaruh pada kualitas suara yang dihasilkan agar bagus dan membuat getaran yang merata. Perlu diingat tingkat ketipisan dan juga ketebalannya harus diperhatikan. Permukaan harus sama rata sehingga hasil dari suaranya bisa lama dan nyaring saat dimainkan.

2. Cara Memainkan

Untuk memainkan alat musik Sapek jauh berbeda dari saat kita memainkan melodi pada gitar. Jari tangan kita saat memainkan Sapek harus sama dengan bergeser ke atas bawah. Orang yang sangat mahir memainkan alat musik Sapek biasanya sangat menghayati tiap petikan permainannya. Bisa dikatakan jika seorang pemain bisa mengerti melodi serta perasaan yang bagus maka iramanya tidak jauh dari kata merdu.

3. Permainan Khusus Alat Musik Sapek

Dulu biasanya Sapek biasa dimainkan saat upacara syukuran sebagai tanda syukur saat para petani memanen padinya, namun kini kita juga bisa sering melihatnya dalam event-event festival kebudayaan. Alunan indah dan khas dari sapek dapat membuat pendengarnya merasa seperti larut dengan nuansa tradisional di perkampungan yang begitu kental dengan keakraban, sehingga alat musik sapek Kalimantan ini terasa sangat cocok dimainkan dalam acara pesta rakyat dan sejenisnya. Suka cita karena panen padi ditambah alunan Sapek yang merdu menambah nuansa kebersamaan dan kekeluargaan. Sapek biasa dimainkan oleh satu orang saja, namun tak jarang juga kita melihat para ahli pemain sapek tampil beramai-rami untuk berkolaborasi.

4. Sejarah Sapek

Kalau sekilas membahas asal usul Sapek, menurut cerita yang pernah saya dengar, dahulu kala Sapek ini ada “penciptanya”. Seorang pencipta sapek itu dulu terdampar di pulau kecil di sebuah sungai penyebabnya kapal yang karam mendapat terjangan riam. Pada suatu malam berikutnya ada warga suku Dayak yang mendengar alunan suara musik yang indah, saat ini berusaha mencari sumber suara ini ia tidak melihat atau menemukan seseorang pun. Nah, akhirnya salah satu orang dari suku Dayak tersebut memutuskan untuk membuat alat musik dengan jenis suara yang sama. Mereka mendapat firasat mungkin ini petunjuk dari leluhur. Entah cerita ini benar atau tidak yang jelas sampai sekarang tidak diketahui identitas mengenai apa dan siapa seorang tersebut.

Suku Dayak dengan alat musik sapeknya yang unik dan mengagumkan begitu menjadi sorotan. Proses pembuatan yang lumayan rumit dan bahan yang tidak gampang. Tidak salah apabila alat musik sapek ini punya pesona yang unik dan bahkan magis dan juga menghasilkan suara yang indah. Hal ini tentu menjadi ciri tersendiri bagi mereka dan wajib bagi kita bangsa Indonesia untuk turut melestarikan budaya dari suku Dayak yang satu ini. Mari kita semua belajar jenis alat musik Dayak Kalimantan ini agar kita bisa ikut andil dalam menjaga dan melestarikan kekayaan budaya Indonesia.

What do you think?

-3 points
Upvote Downvote

Total votes: 3

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 3

Downvotes percentage: 100.000000%

Kerusakan Hutan di Kalimantan

Bahaya dan Penyebab Kerusakan Hutan di Kalimantan

alat musik Dayak Kalimantan

Macam-macam Alat Musik Dayak Kalimantan yang Memukau