in

Asal Usul Suku Dayak Kalimantan Sebelum Mengenal Agama

Asal usul Suku Dayak Kalimantan
A Bahau-Dayak chief with his suite in warrior-dress, Central-Borneo. Circa 1898 and 1900.

TEROKABORNEO.COM – Suku Dayak (Dajak atau Dyak) adalah nama penduduk penghuni pulau Borneo (Kalimantan, Brunei, Sabah dan Sarawak. Suku Dayak yang merupakan suku asli pulau Borneo yang sudah banyak dikenal di seluruh dunia. Selain karena keberagaman tradisi dan adat yang berkembang. Kebudayaan yang berupa seni tari yang sering dipentaskan dalam acara internasional membuat dunia luar banyak mengenal suku ini melalui budayanya. Asal usul Suku Dayak Kalimantan memiliki cerita menarik yang menceritakan peninggalan dari nenek moyang.

Asal usul Suku Dayak Kalimantan di masa lampau sangat terkenal dengan ilmu sihir. Ilmu sihir dan juga simbol adat dari suku dayak yang menjadi ciri khas dari mereka sangat menarik sekali. Selain itu suku dayak memiliki rahasia tersembunyi dan cerita yang beragam mengenai asal usul Suku Dayak Kalimantan yang sangat terkenal. Berikut sedikit ulasan bisa anda simak di bawah ini.

  • Sejarah Suku Dayak Kalimantan

Dahulu kala 2000 tahun sebelum masehi pulau Kalimantan masih menjadi satu dengan benua asia. Banyak sekali kemungkinan yang terjadi bahwa suku dayak berasal dari sebuah ras bernama ras mongolid. Dikarenakan mengalami kekalahan di saat perang ras mongolid ini melakukan sebuah perjalanan sampai ke Kalimantan. Disana mereka tinggal dan membuat sebuah rumah didaerah tepi sungai. Pada akhirnya mereka memiliki keturunan dan membangun sebuah budaya sendiri di pulau Kalimantan tersebut. Kalimantan dahulu dikenal dengan sebutan tanah borneo.

  • Penyebaran Suku Dayak Kalimantan

Suku mongolid yang dahulu merupakan asal usul Suku Dayak Kalimantan telah menetap cukup lama di tepian sungai. Pada suatu ketika datang beberapa ras suku dari sumatera, bugis, semenanjung malaya, jawa serta makassar. Mereka masuk dan berusaha menguasai bahkan mengusir ras mongolid. Pada akhirnya ras mongolid ini berlarian dan menyebar semakin kedalam tanah borneo. Dari penyebaran tersebut akhirnya suku dayak berkembang dan berada di beberapa titik di pulau Kalimantan. Dengan memiliki tradisi, kesenian dan adat yang berbeda-beda.

  • Kepercayaan Suku Dayak Kalimantan

Suku dayak pada sebelum abad ke – 20 mereka belum mengetahui agama samawi, baik itu agama Islam dan Kristen, atau agama Hindu atau yang lainnya. Mereka pada waktu itu masih mempercayai leluhur, batu-batuan, binatang, isyarat alam yang mereka artikan sendiri. Suku Dayak ini dahulu memiliki sebuah pantangan yaitu pantang untuk menjalin hubungan atau berbicara dengan suku lain. Sehingga mereka sangat ketakutan saat kedatangan suku lain yang menyebabkan suku Dayak berpindah-pindah tempat. Menurut cerita yang beredar leluhur mereka dahulu berasal dari suatu negeri di Cina yang bernama Yunan. Kekalahan dulu waktu perang mengakibatkan trauma yang dalam bagi suku dayak yang akhirnya enggan menjadi satu dengan kelompok lain.

  • Keadaan Masa Sekarang Suku Dayak Kalimantan

Suku dayak waktu masih primitif dan belum banyak kelompok serta masih trauma dengan kejadian yang menimpanya. Berdasarkan asal usul Suku Dayak Kalimantan yang beredar sangat pesat sekali berkembanganya. Mereka mulai berani berkomunikasi dan menjalin hubungan dengan suku-suku lain meski tetap mengedepankan kehati-hatian. Warisan dari nenek moyang mereka sangat dijaga dengan baik. Untuk saat ini banyak sekali adat, tradisi dan kebudayaan yang sudah dikenal oleh dunia luar. Kehidupan suku dayak juga sudah mulai modern dan mengikuti perkembangan zaman. Akan tetapi peninggalan dari leluhur mereka tetap dijaga keutuhannya.

  • Ilmu Sihir

Ilmu ghoib yang telah diwariskan oleh leluhur suku dayak menjadi ciri khas yang besar bagi suku ini. Suku dayak terkenal memiliki sifat yang keras dan kejam, sehingga semua takut untuk berurusan dengan mereka. Namun hal itu sebenarnya tergantung dari maksud dan cara kita dalam bergaul dengan mereka. Suku dayak sangat mencintai ketentraman dan perdamaian. Selama kita tidak mengganggu dan mengusik mereka, suku dayak sangat aman dan memiliki rasa hormat yang tinggi. Kekuatan ilmu sihir yang mematikan sudah tidak asing lagi terdengar di telinga kita. Tapi itu semua sebagai perlindungan diri bagi mereka bukan digunakan untuk sembarangan.

Dewasa ini suku bangsa Dayak terbagi dalam enam rumpun besar, yakni: Apokayan (Kenyah-Kayan Bahau), OtDanum, Ngaju, Iban, Murut, Klemantan dan Punan. Meskipun terbagi dalam ratusan sub-etnis, semua etnis Dayak memiliki kesamaan ciri-ciri budaya yang khas. Ciri-ciri tersebut menjadi faktor penentu apakah suatu subsuku di Kalimantan dapat dimasukkan ke dalam kelompok Dayak atau tidak. Ciri-ciri tersebut adalah rumah panjang, hasil budaya material seperti tembikar, mandau, sumpit, beliong (kampak Dayak), pandangan terhadap alam, mata pencaharian (sistem perladangan), dan seni tari.

This post was created with our nice and easy submission form. Create your post!

What do you think?

-26 points
Upvote Downvote

Total votes: 40

Upvotes: 7

Upvotes percentage: 17.500000%

Downvotes: 33

Downvotes percentage: 82.500000%

Perlawanan Rakyat Sintang

Kilas Balik Perlawanan Rakyat Sintang Terhadap Belanda

Buah Kemunting (rhodomyrtus tomentosa)