in

Dugaan Mengenai Asal Usul Suku Dayak

TEROKABORNEO.COM – Seperti yang kita ketahui Suku Dayak merupakan penduduk atau masyarakat yang menghuni pulau Kalimantan. Suku Dayak sendiri merupakan salah satu suku asli pulau Kalimantan bersama dengan beberapa suku lainnya seperti Suku Melayu, Banjar, Kutai, Paser, Berau dan Tidung. Suku Dayak sendiri terbagi ke dalam banyak sub suku. Menurut data dari sensus yang pernah dilakukan pada tahun 2010 oleh Badan Pusat Statistik RI, Suku Dayak memiliki sejumlah 268 sub suku yang tentunya memiliki bahasa yang berbeda antara yang satu dan yang lainnya. Suku Dayak yang memiliki beragam bahasa dan adat istiadat menimbulkan kesan unik dan menarik untuk ditelusuri, termasuk asal usul suku Dayak itu sendiri. Ada begitu banyak spekulasi bahkan kajian ilmiah yang dibuat berdasarkan hal itu. Berikut diantaranya yang bisa saya sajikan.

  1. Berasal dari China

    Asal Usul Suku Dayak
    Orang Dayak tempo dulu (sumber gambar: patriot NKRI/Spoters)

Menurut Mikhail Coomans penulis buku Manusia Daya (red; Dayak) Suku Dayak berasal dari daratan Asia tepatnya dari daerah Yunan, China Selatan. Ia menyebut, diperkirakan sekitar 3000-1500 Sebelum Masehi terjadi imigrasi kelompok ras Kaukasoid dan Mongoloid yang menyebrangi Selat Karimata dan Laut China Selatan. Hal ini dimungkinkan karena saat itu (zaman Glasial) es di kutub utara maupun kutub selatan belum mencair sehingga belum terbetuk selat-selat belum terbentuk dan masih banyak daratan yang bersambung dan memungkinkan mereka menggunakan perahu-perahu kecil untuk melewatinya.

  1. Kerabat dari Suku Atayal di Taiwan

    Asal Usul Suku Dayak
    Suku Atayal

Pernah menonton film Warriors of Rainbow? film ini mengingatkan kita bahwa “budaya” atau kebiasaan Suku Atayal ternyata cukup mirip dengan apa yang juga terdapat di suku Dayak. Kebiasaan itu diantaranya seperti kebiasaan berburu dengan kepemilikan teritorial (lahan) sendiri-sendiri, hidup secara komunal, hingga kebiasaan mentato tubuh. Kaum wanitanya juga memiliki kebiasaan menenun kain. Memang bukan hanya suku Dayak saja yang memiliki kebiasaan seperti itu, banyak juga suku di Indonesia ataupun di belahan dunia lain yang mempunyai “budaya” serupa. Akan tetapi merujuk pada penemuan ilmiah yang mengatakan bahwa suku Atayal pernah bermigrasi ke Asia Tenggara. Hal ini dibuktikan dengan adanya kesamaan secara genetika serta relativitas kesamaan secara fisik dengan suku lain di Filipina dan Thailand, dan bukan juga tidak mungkin juga dengan Suku di Indonesia khususnya Kalimantan (Dayak).

Budaya mentato tubuh memang sejak lama dikenal sebagai identitas suku Dayak. Melalui berbagai macam pola (pattern) yang didasari oleh filosofi tertentu, tak jarang baik pria maupun wanita di suku ini merajah (mentato) tubuh mereka. Di masa lampau orang Dayak yang memiliki tato dianggap memiliki keistimewaan tersendiri berupa ilmu atau sebagai tanda bahwa ia bukan orang sembarangan. Hal ini cukup mirip dengan apa yang terdapat pada suku Atayal.

Bagi suku Atayal sendiri mentato tubuh adalah sebagai tanda bahwa seseorang telah “dewasa”. Dalam hal ini, pria yang sudah pernah memenggal kepala musuhnya maka sudah layak ditato. Sedangkan bagi kaum wanita, ketika mereka sudah bisa membuat hasil tenun yang baik maka mereka juga sudah layak diberi “tanda” berupa tato dan boleh menikah. Tato bagi mereka juga merupakan tanda bahwa mereka dapat berkumpul di “surga para leluhur”.

Demikianlah beberapa dugaan mengenai asal-usul suku Dayak yang cukup akrab kita dengar. Tentu hal-hal tadi tidak cukup untuk dijadikan acuan atau bahkan pembenaran mengenai asal-usul suku Dayak itu sendiri.

What do you think?

-7 points
Upvote Downvote

Total votes: 9

Upvotes: 1

Upvotes percentage: 11.111111%

Downvotes: 8

Downvotes percentage: 88.888889%

Dayak Bahau Dari Kalimantan Timur

Film-Film berlatar Kalimantan, kalian sudah pernah nonton?