in

Film-Film berlatar Kalimantan, kalian sudah pernah nonton?

TEROKABORNEO.COM – Kalimantan adalah salah satu pulau di Indonesia yang tidak bisa dimungkiri memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah ruah. Mulai dari sumber daya hutan, gas alam, minyak bumi, tambang mineral dan lain sebegainya. Segala hal itu menjadikan Kalimantan menjadi objek yang tak henti-hentinya dieksploitasi secara terus menerus bagi oknum-oknum rakus dalam mengeruk keuntungan. Di sisi lain, kekayaan alam dan eksotisme yang dimiliki pulau Kalimantan memang juga tak jarang ”dieksploitisir” secara positif oleh para seniman dalam berkreatifitas dan menghasilkan karya seni. Salah satunya adalah dengan pernah dibuatnya film-film berlatar Kalimantan. Dalam prosesnya film-film ini memang tidak sepenuhnya mengambil lokasi syuting di kalimantan, bahkan ada yang sama sekali tidak berproses langsung di sana, melainkan hanya menggunakan nama Kalimantan saja. Walau begitu tentunya kita patut tetap mengapresiasi kehadiran film-film berlatar belakang Kalimantan berikut ini.

Ini dia daftar film-film berlatar belakang Kalimantan, sudah pernah nonton?

1.       Sleeping Dictionary (2003)

Film berlatar Kalimantan
The Sleeping Dictionary

Sleeping Dictionary merupakan film yang berlatar tempat di Kalimantan (Borneo), tepatnya di Sarawak. Film yang dibintangi artis Hollywood Jessica Alba ini menceritakan bagaimana di masa kolonialisme, para petugas kolonial diharuskan untuk mempelajari bahasa penduduk setempat agar lebih mudah berinteraksi dan tentunya lebih bebas dan tidak kesulitan menjajah mengatur penduduk setempat. Drama-drama menarik juga tersedia di sini, lantaran terjadi percintaan antara gadis lokal (Jessica Alba) yang mengajari seorang petugas kolonial (diperankan Hugh Dancy) belajar bahasa Bahasa Indonesia/Melayu. Dalam beberapa adegan kita dapat menyaksikan artis cantik Jessica Alba mengucapkan “Selamat Pagi”, “Selamat Malam” dan banyak lagi.

2.       Anaconda: The Hunt of Blood Orchid (2004)

Film berlatar Kalimantan Berikutnya adalah Anaconda: The Hunt of Blood Orchid. Film Hollywood satu ini bercerita tentang sekelompok peneliti dan pemburu harta karun yang mencari bunga Anggrek Darah yang hanya terdapat di pulau Borneo (Kalimantan). Drama maupun konflik sering terjadi manakala anggota tim sering berselisih paham, padahal bahaya makhluk (monster) berupa ular Anaconda raksasa mengincar mereka. Walau adegan-adegan dalam film seolah-olah berada dalam hutan lebat Borneo, sesungguhnya syuting film ini tidak dilakukan langsung di sana, melainkan di hutan kepulauan Fiji.

3.       Gold (2016)

Film berlatar Kalimantan

Film Hollywood satu ini juga tak kalah menariknya sebagai salah satu film berlatar belakang Kalimantan berikutnya. Film yang diangkat dari kisah nyata ini bercerita mengenai skandal perusahaan emas tambang asal Amerika yang mengklaim telah menemukan sebuah tambang emas di pedalaman Kalimantan, tepatnya di Kalimantan Timur. Konflik yang timbul kemudian ialah dikarenakan ternyata pusat tambang emas yang diklaim oleh perusahaan tersebut ternyata tidak benar-benar ada alias fiktif. Padahal perusahaan ini telah banyak menjalin begitu banyak kerjasama dengan rekanan bisnis. Drama percintaan pun turut hadir menambah ketegangan film ini. Scene mengenai pemburuan tambang sendiri tak benar-benar dilakukan di hutan Kalimantan melainkan di pedalaman negara Thailand yang memiliki cukup banyak kesamaan dengan nuansa hutan Kalimantan.

4.       Sigek Coklat (2018)

Film berlatar Kalimantan
Sigek Coklat (sumber gambar: VoaIndonesia)

Film Sigek Coklat adalah sebuah film pendek yang cukup fenomenal. Bagaimana tidak, film yang disutradarai oleh Ashram Shahvirar ini berhasil menembus film festival internasional. Tidak tanggung-tanggung dua festival film internasional pun berhasil ditembusnya, satu di Amerika dan satunya lagi di Inggris. Malah untuk festival film yang di Inggris film ini masuk dalam 3 nominasi sekaligus. Film Sigek Coklat mengangkat sisi kelam perindustrian kelapa sawit, konon film ini diangkat dari kisah nyata keluarga yang hidup dan bekerja sebagai buruh di perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Barat. “Sigek” sendiri berarti “satu” dalam bahasa melayu Kalbar. Satu cokelat atau sebatang cokelat yang salah satu bahan dasarnya dibuat menggunakan minyak kelapa sawit. Sama seperti produk olahan rumah tangga lainnya seperti sabun, minyak goreng, dll. Itulah yang dijadikan sebuah penghantar dalam film pendek berdurasi 15 menit ini. Tak hanya berlatar belakang kalimantan saja, proses syuting juga melibatkan orang lokal setempat dalam pembuatannya.

5.       Jaladri Sang Pejuang (2014)

Film berlatar Kalimantan
Jaladri sang pejuang

Film berlatar Kalimantan berikut ini merupakan sebuah karya lokal yang berhasil masuk dalam salah satu nominasi festival film Nasional pada tahun 2014. Film yang bergenre cerita anak ini diangkat dari kisah nyata yang benar-benar terjadi. Berkisah tentang seorang anak bernama Juang yang tinggal dan hidup di perbatasan Kalimantan dengan segala kekurangan dan keterbatasan yang dimiliki dan harus terus berjuang melawan keras dan getirnya kehidupan.

6.       Danum Baputi: Penjaga Mata Air (2015)

Film berlatar Kalimantan
Danum Baputi

Film ini bercerita tentang sekelompok masyarakat adat di pedalaman Kalimantan yang menjaga lingkungan atau hutan warisan leluhur. Mereka juga meyakini bahwa akan adanya sosok yang telah ditakdirkan untuk mengemban misi ini. Tokoh sentralnya ialah seorang yang bernama sama dengan judul film ini yaitu Danum Baputi, anak dari Tuwo Damang sang kepala suku yang kelak akan diberi gelar Danum Pembelum (Penjaga Mata Air). Konflik pun tak pelak hadir manakala pihak yang memiliki kepentingan (investor saham) dan oknum-oknum masyarakat yang mendukung perusakan alam demi uang dan keuntungan.

7.       Erau Kota Raja (2015)

Film berlatar Kalimantan
Erau Kota Raja

Film berlatar kalimantan ini mengangkat tentang sebuah festival tahunan kebudayaan Erau yang diselenggarakan di Kutai Kartanegara. Diselipkan drama percintaan yag terjadi antara Nadine Chandrawinata (kirana) jurnalis Ibukota dengan seorang pemuda lokal bernama Reza yang diperankan oleh Denny Sumargo. Konflik hadir manakala orang tua Reza tidak merestui hubungan mereka berdua.

8.       Perawan Seberang (2013)

Film berlatar Kalimantan
film perawan seberang

Film berikut ini bergenre horor satu ini bercerita tentang seorang gadis bernama Yulia (alm. Julia Perez) anak seorang kepala Suku Dayak yang berjuluk Pankalima Kumbang Jaya. Yulia yang akan menempuh pendidikan ke Jakarta diberi azimat berupa kalung penyang untuk menjaganya dari tindakan jahat. Di Jakarta Yulia yang berparas ayu pun didekati oleh banyak lelaki tampan dan kaya. Yulia pun sempat melepas kalung tersebut sehingga mengalami banyak kejadian aneh dan menyeramkan, musibah pun datang bertubi-tubi manakala ia diperkosa dan akhirnya hamil. Yulia yang frustasi akhirnya bunuh diri dan bergentayangan menebar teror.

Pulau Kalimantan yang memiliki begitu banyak kekayaan alam memang selalu mengundang rasa kagum dari banyak orang-orang dari seluruh dunia, tak terkecuali dari industri kreatif (perfilman). Setidaknya melalui film berlatar Kalimantan ini berusaha menunjukkan atau membangun kesadaran akan begitu banyaknya hal yang dapat dieksplorasi dari Kalimantan. Tidak melulu tentang hutan dan sumber daya alam lainnya yang terus dikeruk tanpa henti sehingga mengakibatkan berkurangnya jumlah luas hutan.

What do you think?

3 points
Upvote Downvote

Total votes: 7

Upvotes: 5

Upvotes percentage: 71.428571%

Downvotes: 2

Downvotes percentage: 28.571429%

Dugaan Mengenai Asal Usul Suku Dayak