in ,

H-5 Baru 35.979 SPT Tahunan yang Masuk di Pontianak

TEROKABORNEO.COM – Sejak 2015, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) telah menerbitkan SE Nomor 8 yang mewajibkan ASN/TNI/Polri melapor SPT Tahunan secara elektronik dengan Eform atau juga bisa melalui Efiling dengan manual. Terhitung mulai tahun 2017, Ditjen Pajak terus menambah jumlah akses dan kemudahan wajib pajak untuk melaporkan SPT Tahunan, yaitu melalui Eform. Eform adalah cara pelaporan SPT Tahunan elektronik, mengisinya secara offline dan melaporkannya secara online. Jenis SPT Tahunan yang dapat dilaporkan melalui eform pun bertambah, saat ini meliputi SPT Tahunan PPh dengan Formulir 1770, 1770S dan 1771.

Tidak terasa sudah H-5 jelang jatuh tempo pelaporan SPT Tahunan PPh Orang Pribadi Tahun Pajak 2017 di tanggal 31 Maret 2018 ini sudah, tercatat lebih dari 97,87% atau sebanyak 35.979 SPT tahunan yang masuk berasal dari Wajib Pajak Orang Pribadi. Lebih lanjut, Nurbaeti menyampaikan apresiasinya kepada wajib pajak Pontianak yang secara sukarela telah melaporkan SPT Tahunan secara elektronik baik itu ASN/TNI/POLRI, pegawai swasta, wirausahawan maupun badan usaha. . Jumlah pelaporan SPT Tahunan tahun lalu (per 31 Maret 2017) SPT Tahunan yang dilaporkan secara elektronik untuk semua jenis formulir (1770, 1770S, 1770SS dan 1771) mencapai 35.111 SPT. Dengan data-data di atas terdapat peningkatan jumlah SPT Tahunan yang dilaporkan secara elektronik sebanyak 1.648. “Dalam lima hari ke depan kami optimis jumlah wajib pajak yang menyampaikan SPT Tahunan secara elektronik akan terus meningkat,” ujar Nurbaeti Munawaroh Kepala KPP Pratama Pontianak, Selasa (27/03).

Peningkatan jumlah SPT Tahunan elektronik yang masuk ke KPP Pratama Pontianak didorong oleh kesadaran wajib pajak yang semakin meningkat dan juga sosialisasi perpajakan yang gencar dilakukan oleh Direktorat Jenderal Pajak. Terakhir pada 18 Maret 2018 secara serentak di seluruh Indonesia menyelenggarakan Spectaxcular, Spectaxcular adalah sebuah kegiatan sosialisasi massal pelaporan pajak secara elektronik melalui efiling yang dikemas dengan beragam kegiatan olah raga. Tercatat lebih dari 97,87% atau sebanyak 35.979 SPT tahunan yang masuk berasal dari Wajib Pajak Orang Pribadi. Lebih lanjut, Nurbaeti menyampaikan apresiasinya kepada wajib pajak Pontianak yang secara sukarela telah melaporkan SPT Tahunan secara elektronik baik itu ASN/TNI/POLRI, pegawai swasta, wirausahawan maupun badan usaha. 

Nurbaeti menyampaikan penghargaannya kepada Pemprov Kalimantan Barat dan Pemerintah kota Pontianak maupun instansi pemerintah lainnya yang telah secara masif terus mendorong ASN di lingkungan kerjanya untuk segera melapor SPT Tahunan. Bagi wajiib pajak dengan status sebagai ASN/TNI/Polri kewajiban melapor SPT Tahunan secara elektronik (melalui efiling ataupun eform) bukan semata-mata untuk memenuhi kewajiban perpajakan saja tetepi juga berkaitan dengan kewajiban kepegawaiannya. Sejak 2015, Menpan RB telah menerbitkan SE Nomor 8 yang mewajibkan ASN/TNI/Polri melapor SPT Tahunan secara elektronik melalui efiling.

Terhitung mulai tahun 2017, Ditjen Pajak terus menambah jumlah akses dan kemudahan wajib pajak untuk melaporkan SPT Tahunan, yaitu melalui eform.

Untuk menghindari traffic karena banyaknya wajib pajak yang mengakses laman djponline.pajak.go.id dihimbau kepada wajib pajak untuk segera melaporkan SPT Tahunan. Guna meningkatkan pelayanan kepada wajib pajak. Jumlah pelayanan akan di tambah dengan tetap membuka kantor pada tanggal 31 Maret 2018 mulai 08.00 – 17.00 waktu setempat.

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Kalimantan Barat Kembali Mengalami Kenaikan Harga Pertalite

Mata Air Bersih Sebening Kristal di Berau Kalimantan Timur