in

Ikan Bakar Banjarmasin, Mencicipi Kuliner “Kota Seribu Sungai” di Yogyakarta

ikan bakar banjarmasin

TEROKABORNEO.COM – Siapa yang tidak tahu lezatnya Soto Banjar? Ya, makanan berkuah tersebut merupakan salah satu kuliner khas Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Selain Soto Banjar, Banjarmasin juga memiliki makanan khas lain, seperti Ketupat Kandangan, Nasi Itik Gambut, olahan Nasi Kuning dengan pelbagai pilihan lauk pauk, dan tentu saja Ikan Bakar Banjarmasin. Ikan Bakar Banjarmasin sendiri terdiri dari macam-macam jenis pilihan ikan seperti haruan (ikan gabus), ikan lais, ikan jelawat, ikan pepuyu (ikan bethok) dan ikan nila.

Bagi Mahasiswa rantau asal kalimantan seperti saya terkadang memang ada kerinduan tersendiri untuk menyantap masakan rumah. Keinginan untuk mencari kuliner yang setidaknya dapat membuat saya dapat sejenak melupakan nikmatnya masakan a la ibu sendiri memang mutlak harus dilakukan, agar tidak semakin rindu untuk pulang ke kampung halaman. Kan bisa repot kalau hanya karena urusan makanan lantas harus pesan tiket pesawat ke Kalimantan.. hehee..

Saya pribadi memang belum pernah menginjakkan kaki ke Kota Banjarmasin untuk mencicipi langsung kuliner khas kota yang terkenal dengan pasar terapungnya itu. Akan tetapi atas rekomendasi seorang teman saya akhirnya memutuskan untuk mencoba salah satu warung makan ikan bakar Banjarmasin yang letaknya tidak begitu jauh dari tempat tinggal saya di salah satu kawasan di Yogyakarta.

Baiklah kembali soal makanannya! Menu andalan yang tersedia dan yang akan saya bahas tentulah ikan bakar banjarmasin ini. Berdua dengan teman saya tadi kami memesan 2 ekor ikan patin dan meminta bagian badannya saja (tidak utuh). Agar bisa saling mencicipi, ikan patin kami yang kami pesan satu digoreng dan satunya lagi dibakar. Selain itu untuk menu tambahan kami memesan pula tumis kangkung dan ikan seluang goreng dan tak lupa lalapan dan sambal!

tumis kangkung dan seluang goreng
tumis kangkung, seluang goreng.

Ini tentu bukan kali pertama saya menyantap ikan patin, baik yang dibakar ataupun goreng. Namun pengalaman kuliner kali ini saya rasakan cukup berbeda, hal itu mungkin dikarenakan resep, bumbu dan cara penyajiannya yang berbeda pula. Daging ikan patin yang berlemak terasa nikmat saat menyentuh lidah, aroma bakarannya juga terasa, semakin sedap lagi jika dicelup sambal kecap. Ikan seluang goreng yang digoreng renyah terasa gurih dan menambah selera makan siang itu. Harga yang ditawarkan memang tergolong tidak murah, untuk satu porsi ikan bakar (patin, haruan, jelawat) dihargai Rp. 35.000, sedangkan untuk seluang goreng dihargai Rp. 10.000. Harga tadi terbilang mahal untuk mahasiswa rantau seperti saya, namun untuk mengobati rasa rindu kuliner a la Kalimantan. Selagi masih “tanggal muda” rasanya bisalah kita (mahasiswa rantau) untuk mampir dan memanjakan lidah. Hehee..

Jika ingin berkunjung ini alamat yang bisa lengkapnya ialah Jl. Damai Mudal, Sariharjo, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta. Jalan tersebut dapat diakses melalui jalan Kaliurang ataupun melalui jalan Palagan Tentara Pelajar. Rumah makan Ikan Bakar Banjarmasin, tepat berada di sebelah kanan jalan. Selamat mencoba.

This post was created with our nice and easy submission form. Create your post!

What do you think?

7 points
Upvote Downvote

Total votes: 9

Upvotes: 8

Upvotes percentage: 88.888889%

Downvotes: 1

Downvotes percentage: 11.111111%

 “Ketebung Baung” Alat Musik Tradisional Suku Dayak Sebaruk 

Batu Kelam

Batu Kelam Menjadi Magnet Pariwisata Dunia(?), Mungkinkah?